“Tama, setelah ini langkah apa yang ingin kau ambil?” tanya Indira yang masih mengenakan seragam putih abu-abu miliknya yang kini sudah penuh dengan beberapa warna serta coretan tanda tangan teman-temannya termasuk lelaki yang kini duduk di sebelahnya. Keduanya kini tengah duduk di pinggir jalan sambil menikmati siomay untuk mengganjal perut sebelum kembali ke rumah. “Rencananya aku ingin ambil cuti selama setahun sebelum melanjutkan kuliahku karena sepertinya kedua orang tuaku sedang sangat membutuhkanku,” jawab Tama yang berhasil membuat raut wajah Indira yang tadinya bersemangat kini terlihat tampak sedih. Terlebih sosok Tama selama ini terkenal sebagai malaikat pelindung Indira hingga tidak ada yang berani mengganggu wanita itu. Tama menyadari perubahan sikap Indira yang kini terliha

