Chapter 51 - Sejarah Pack Quirin

257 Kata
Satu minggu kemudian semua masalah penculikan anak-anak sekolah SMA Bunga Indah dan juga tiga orang guru telah selesai. Berkat pertolongan dari Alpha Lory dan juga pack Quirin. John juga sudah sembuh dari sakitnya dan dia kembali ke rumahnya. Alpha Lory meminta hadiah pada Xynerva sebagai ucapan terima kasih yaitu meminta Xynerva tinggal dua minggu lagi di istana pack Quirin. Dan Xynerva menyetujuinya. Xynerva berjalan mengendap-ngendap masuk ke dalam kamar Alpha Lory yang kebetulan tidak dikunci. Seorang pria tampan sedang tertidur lelap di atas kasur bergelung selimut. Xynerva tersenyum jahil. Dia sudah menyiapkan senampan pewarna makanan. Tanpa menunggu waktu yang lama, dia mengoleskan semua pewarna makanan tersebut di wajah Alpha Lory. Sampai wajah Alpha Lory tercampur banyak warna. Sekilas pria itu mirip badut. Setelah selesai, dia keluar dari kamar Alpha Lory. Xynerva tertawa geli ketika sampai di kamarnya. Karena mencium aroma pewarna makanan membuat Alpha Lory terbangun. Dia menggosok matanya pelan, kemudian merenggangkan tubuhnya. "Dari mana asal bau ini?" ucap Alpha Lory dengan raut wajah penasaran. Menyibakkan selimut, berjalan masuk ke dalam kamar mandi. "Wajahku kenapa?" Alpha Lory berdiri di depan cermin berukuran sedang. Tidak ada yang berani masuk ke kamarnya. "Aku yakin ini tidak lain ulah Luna Nerva. Luna, ada-ada saja tingkah lakumu," ujar Alpha Lory, lalu menarik sudut bibirnya membentuk senyuman menawan. Kalau Luna yang melakukannya Alpha Lory tidak akan marah. Setelah Alpha Lory membersihkan dirinya, dia berjalan menuju kamar Luna Nerva. Mereka berdua bermain kejar-kejaran sambil saling melemparkan gandum. Mereka berdua tertawa bahagia, sudah lama Alpha Lory tidak merasa sebahagia ini. ***
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN