Chapter 73 - Luna Terluka

204 Kata
Alpha Lory menatap wanita yang duduk di sampingnya itu, lalu mengangguk. "Iya, aku mengerti. Kenapa neneknya Nerva sangat marah padaku. Aku tidak mungkin akan menyalakannya karena ini memang salahku yang lalai menjaganya." "Bagaimana kejadian ini bisa terjadi?" tanya Zeline. Jika kejadian terlukanya Xynerva di pack Quirin sangatlah tidak mungkin. Ya, Zeline dan Khansa sudah mengetahui jika putri mereka adalah Luna di pack Quirin. Mereka menyetujuinya. Lagipula ini sudah takdir Xynerva dan takdir itu tidak bisa diputuskan. "Aku mengajak Luna Nerva untuk pergi ke pesta pengangkatan temanku sebagai Alpha. Awalnya semua baik-baik saja dan tiba sekelompok berjubah datang menyerang. Oleh karena itu, Luna bisa terluka," beber Alpha Lory. "Alpha, apakah Luna Xynerva sudah sadar?" Pertanyaan dari seseorang membuat kedua orang itu mencari sumber suara. "Luna belum sadar," jawabnya singkat. "Kau siapa?" Zeline merasa asing dengan gadis yang muncul tiba-tiba itu. Luna Keysa menyadari jika ada orang lain selain Alpha Lory. "Tante, namaku Keysa. Aku Luna pack red moon," ujar Keysa dengan nada sopan. Keysa baru saja selesai diobati oleh dokter Neng Yanti. Dokter itu rekan kerja dokter Anna juga. Dia juga memberikan senyumannya. Zeline balas tersenyum. "Kau berada di tempat kejadian ketika Xynerva terluka?" tanyanya ketika melihat perban yang membalut luka gadis itu.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN