"Lunamu pantas untuk mati!" teriak salah satu wanita seakan tak memiliki rasa takut. Mereka seakan tak terpengaruh dengan aura dingin yang terpancar. Bagi orang biasa karena aura tersebut bisa menyebabkan sesak napas dan tanpa sadar berlutut. Namun hal itu tak berlaku bagi bangsa bangsawan kegelapan.
"Siapa yang memberimu hak untuk berbicara begitu mengenai lunaku?" tanya sang pemimpin pack Quirin dengan dingin.
Dengan kasar dan kejam Alpha Lory yang dikuasai oleh kemarahan dan dendam membunuh para penyerang tanpa memberikan celah sedikit pun untuk menyerang. Kegerakannya begitu efektif dan efisien.
Alpha Lory menggendong belahan jiwanya ke pack Quirin. Luna Keysa tanpa diminta juga ikut. Setiba di kamar perawatan dia langsung memanggil dokter Anna Kalisha yang kebetulan sedang berada di sana.
Alpha Lory dan Luna Keysa sangat khawatir dengan keadaan Xynerva. Mereka diminta untuk menunggu di luar kamar.
"Maafkan aku Alpha Lory yang tidak bisa menjaga Luna Xynerva dengan baik! Maafkan aku sekali lagi!" Luna Keysa berlutut memohon maaf. Dia merasa sangat bersalah.
"Saya merasa tak enak melihat kau berlutut. Walau bagaimana pun juga kau adalah Luna pack red moon. Semua ini bukanlah kesalahanmu!" Alpha Lory meminta Luna Keysa untuk berdiri kembali.
"Tapi Alpha?" Gadis berambut hijau tua itu masih bersikeras jika itu adalah kesalahannya.
"Ini semua karena ulah bangsa bangsawan kegelapan. Ingat ini bukan kesalahanmu!"
"Kau juga terluka dan harus dirawat. Saya tak bisa menjelaskan pada Alpha Zavier jika terjadi sesuatu padamu."
Sesuai perintah sang pemimpin pack Quirin. Luna Keysa juga diperiksa dan diobati di kamar yang berbeda. Jika terjadi sesuatu pada Luna Keysa maka akan terjadi perselisihan di antara pack Quirin dan pack red moon. Hal tersebut bisa menimbulkan masalah dalam persatuan dan persahabatan.