"Kau sungguh ingin memberikannya padaku? Kalau begitu aku ucapkan terima kasih, Luna Keysa. Mulai saat ini kita adalah sahabat," sahut Luna Xynerva, lalu dia tersenyum bahagia. Akhirnya dia memiliki seorang teman perempuan selain Lily dan John. Dia juga menyukai hewan-hewan seperti kelinci dan ikan.
Namun senyuman Xynerva dan Keysa tak berlangsung lama karena secara tiba-tiba terdengar suara teriakan kesakitan. Diikuti dengan para wanita dan gadis yang berhamburan berkeliaran. Ekspresi mereka ketakutan dan cemas.
"Siapa yang menjerit? Ayo kita lihat!" ajak Luna Keysa sembari menarik tangan Luna Nerva.
Setelah kelinci dimasukkan ke dalam kandang, lalu dimasukkan ke dalam cincin penyimpanan. Cincin penyimpanan itu juga dari Luna Keysa. Mereka berdua bertanya pada salah satu orang.
"Maaf, ada apa kenapa kalian tampak ketakutan?" tanya Xynerva Zanitha pada seorang gadis.
"Di dalam sekelompok orang berjubah hitam sedang menyerang. Para pria meminta para wanita untuk menyelamatkan diri, tapi ada juga wanita yang tetap berada di sana," jelas wanita itu tergesa-gesa.
Namun percuma saja para wanita itu yang hendak melarikan diri. Para sosok berjubah hitam muncul dan mengelilingi mereka termasuk Luna Keysa dan Luna Nerva dalam lingkaran yang besar.
"Sekarang harus bagaimana?" ujar seorang gadis yang ketakutan. Tubuhnya bergetar hebat.
"Di sini tidak ada yang bisa melindungi kita," sahut wanita yang lainnya yang mulai panik dan takut.
"Aku mengerti, mereka membuat wanita dan pria terpisah sehingga mempermudah pekerjaan mereka," ujar Luna Xynerva setelah membaca situasinya. Kemudian dia mengalihkan pandangan ke seluruh wanita yang tampak takut dan khawatir.
"Teman-teman, kalian dengar aku! Kalian tidak boleh takut! Kita serang mereka dengan segenap kemampuan kita!" instruksi Luna Nerva mencoba memberikan rasa kepercayaan pada para wanita. Kebanyakan dari mereka selama ini berlindung di balik punggung mate mereka sehingga ketika situasi sekarang ini terjadi mereka sangatlah takut.
"Kami tidak yakin bisa melawan mereka," ujar sebagian dari mereka merasa putus asa dan tak percaya diri.
Luna Keysa kemudian turut membuka suaranya membantu Luna dari pack Quirin. "Kita tidak bisa menunggu sampai mate kita membantu. Mereka juga punya kesulitan di sana," jelas Keysa. Gadis berambut hijau tua itu juga tak menyangka pertahanan pack red moon bisa ditembus dengan mudahnya apalagi di saat acara pesta pengangkatan Alpha Zavier menjadi pemimpin. Itu benar-benar memalukan. Keysa sebenarnya juga heran kenapa mereka semua bisa menembus pertahanan yang sudah ditingkatkan?