Chapter 59 - Teman

265 Kata
Xynerva menyambut tangan Luna Keysa dengan senyuman di wajah. "Kenalkan namaku Xynerva Zanitha." Luna Keysa mengajak Xynerva untuk duduk di kursi santai yang ada. "Kau sepertinya lebih muda dariku, Luna Xynerva? Berapa umurmu?" tanya Luna Keysa penasaran dan ingin tahu. "Umurku tujuh belas tahun," balas Xynerva jujur. "Bukan beda beberapa tahun lagi! Tapi puluhan tahun," jawab Luna Keysa sedikit histeris. Jawaban gadis itu membuat Xynerva menaikkan alisnya. "Berapa umurmu sekarang, Keysa?" tanyanya. Jujur dia tak percaya jika umur mereka terpaut sangat jauh karena menurut dari wajah Luna Keysa yang masih muda, harusnya masih berkisar umur dua puluhan tahun. "Seratus delapan puluh lima tahun. " Luna Keysa terkekeh karena ekspresi tak percaya teman barunya itu. Keysa memahami bahwa hal itu mustahil bagi kaum manusia. Luna Xynerva tak sengaja melihat ada sosok seorang berjubah hitam yang melintas di dekat taman bunga mawar. Namun tidak terlalu jelas. "Keysa, apa kau melihat sosok orang yang melintas di sana?" tanyanya sembari tangannya menunjuk ke arah yang dia maksud. "Sosok orang yang melintas? Apa mungkin kau salah lihat Xynerva? Soalnya aku tidak melihat siapa pun," sahut Keysa yang membuat Xynerva berpikir dua kali. "Mungkin aku hanya salah lihat saja," ujar Xynerva pelan. Mencoba menghiraukan apa yang dilihatnya itu. "Lalu apakah kau suka dengan kelinci ini?" tanya Luna Keysa tiba-tiba. "Ambil saja. Aku punya banyak kelinci, anggap saja ini sebagai tanda persahabatan kita." Keysa memelihara sepuluh ekor kelinci dan beberapa hewan yang lainnya. Jadi, tak masalah memberi teman barunya seekor kelinci. Mate Alpha Zavier tak sembarangan memberikan kelincinya pada orang lain kecuali pada orang yang dianggap teman atau orang yang dekat dengannya.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN