Chapter 58 - Teman Lory

361 Kata
"Senang bertemu denganmu, Luna?" Alpha Zavier memberikan senyuman yang dibalas Luna Nerva dengan senyuman juga. "Namaku Xynerva," ujar Xynerva singkat. "Kau beruntung sekali mendapatkan Luna Xynerva sebagai matemu," sahut pria yang lain. Alpha Lory tersenyum tipis. "Aku do'a kan semoga kau cepat bertemu dengan matemu, Aris," ujarnya. "Ya, semoga saja. Aku sudah keliling di dunia immortal, tapi belum ketemu juga. Menurut kalian mateku sebenarnya berada di mana?" Aris bertanya pada Alpha Lory dan Alpha Zavier. Aris tidak ingin menunggu terlalu lama lagi. Apalagi dua temannya sudah menemukan mate mereka. "Mungkin saja matemu itu berasal dari dunia manusia," sahut Alpha Lory. Kasusnya sama sepertinya dulu. Dia juga saat itu sudah keliling mencari sang mate dan ternyata matenya berada di dunia manusia. Jika saja waktu itu Luna Xynerva tidak masuk ke hutan Frinda, mungkin saja sampai sekarang dia juga belum ada mate dan nasibnya sama seperti Aris. Zavier mengangguk setuju. "Yang dikatakan Alpha Lory benar sekali. Jika matemu tak berada di sini. Bisa saja dia berada di dunia manusia atau pun mungkin saja dia berada di lautan." Melihat Alpha Lory sedang mengobrol dengan teman-temannya yang sudah lama tidak bertemu, Xynerva memilih untuk berjalan-jalan di sekitar. Langkah kakinya membawanya ke taman yang berada di belakang. Pack Red moon merupakan salah satu pack yang berada di bawah pemerintahan pack Quirin. Pack red moon dikatakan pack kecil bukan dan pack besar juga bukan. Taman belakang juga dihias dengan aksesoris yang cantik dan bagus. Aroma harum bunga menguar di udara. Xynerva melihat seekor kelinci berbadan gemuk sedang memakan rumput. Dia bergerak menghampiri kelinci tersebut, berjongkok. Xynerva membawa kelinci tersebut ke pangkuan dan tangannya bergerak mengelus puncak kepala kelinci berbulu putih tersebut. "Bulumu sangat halus kelinci. Kau pasti kelinci milik Alpha Zavier," ujar Luna Xynerva tanpa berhenti mengelus kelinci. "Kau pasti matenya Alpha Lory 'kan?" Suara seseorang membuat Xynerva menoleh dan mendapati seorang gadis berambut hijau tua sedang duduk di sampingnya. "Iya, kau benar. Kau siapa?" tanya Xynerva balik. Dia tidak pernah melihat gadis yang memiliki wajah yang manis tersebut. "Kita belum kenalan. Kalau begitu perkenalkan namaku Keysa Aqila, aku mate dari Zavier." Oh, ternyata mate dari Alpha Zavier, batin Xynerva, lalu memberikan senyuman yang manis.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN