“Tatap mataku,” ucap Lilac lagi. Angel menatap langsung ke matanya, ketika dia menatap matanya dia tidak bisa mengatakan apa-apa. Lilac tersenyum padanya dan dengan lembut berkata. “Jika kamu tidak mengatakan apa-apa, maka kamu mengakui bahwa kamu masih mencintaiku,” ucap Lilac. Angel hendak membuka mulutnya, Lilac mengeratkan pelukannya dan mengangkat gadis itu di pinggangnya—yang sangat mengejutkan Angel. Gadis itu memukul punggungnya dan berteriak. “Lilac, apa yang kamu lakukan, cepat turunkan aku,” teriak Angel. Lilac membawanya ke mobilnya. “Jika kamu berteriak lagi aku akan menciummu dengan paksa di depan semua orang,” ucap Lilac menyeringai. Baru saja mendengar dia mengatakan itu Angel segera menutup mulutnya. Lilac mengenakan sabuk pengaman Angel dan membawa gadis itu pergi. An

