“Tanyalah, aku pasti akan menjawab,” ucap Lilac. Wajah Richard menjadi semakin serius. “Apakah kamu benar-benar mencintai Angel, seberapa besar cintamu pada gadis itu?” tanya Richard. “Aku sangat mencintainya, cintaku pada Angel bahkan tanpa dia hidupku tak ada artinya sama sekali, aku mencintainya lebih dari hidupku sendiri,” ucap Lilac segera menjawabnya dengan serius pula. Richard menuai kepalanya, kalimat pertama adalah jawaban yang paling ingin dia dengar. Richard bangkit dan pergi ke meja, dia membuka laci untuk mengambil selembar kertas dan kemudian berjalan ke arah Lilac. “Sebelum pergi, Angel memberiku kertas ini, di sini ada alamat tempatnya tinggal saat ini, silakan bawa kertas ini dan pergi ke alamat yang tercantum di sini, kamu pasti akan menemukannya,” ucap Richard. “Teri

