Menikahlah Denganku

1210 Kata

Tania bernapas berat, tak sungkan ia menatap ibunya tajam, tatapan yang sarat akan kekesalannya. “Ibu tadi ngomong apa sih? Kenapa bilang yang enggak-enggak? Apa kata orang nanti kalau mereka tahu ternyata aku sama Kak El enggak nikah? Apa ini salah satu cara Ibu biar aku pergi dari apartemen ini dan tinggal di rumah Ibu?” tuding Tania, saking kesalnya, ia sampai khilaf memarahi ibunya sendiri. Padahal sebelumnya Tania tidak pernah bersikap seperti ini pada Bu Asih. “Tenang, Tania. Jangan kebawa emosi, bicarakan semuanya baik-baik,” nasihat El, mencoba menengahi. Namun, emosi Tania justru terlihat semakin membara, wanita itu tampak mengembuskan napasnya kasar dan beralih menatap El penuh ancaman, hingga membuat pria itu merasa tertohok benda yang sangat tajam. “Aku enggak bermaksud ny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN