“Kak El,” panggil Tania pada sosok El yang sudah ia tunggu sejak tadi. Kening El berkerut, ia yang baru keluar dari minimarket cukup terkejut mendapati sosok Tania berdiri tak jauh dari minimarket dekat gedung apartemen mereka. “Kamu ngapain di sini?” tanya El, melangkah mendekati Tania. “Aku mau bicara sesuatu sama kamu,” kata Tania, menatap El yang sudah berdiri di depannya. “Di sini dingin, udah malem juga, kita bicara di dalem aja,” usul El sekilas menatap gedung apartemen yang berada tak jauh dari tempat mereka berdiri. Tania menggelengkan kepalanya pelan. “Sekarang Ibu tinggal sama aku, jadi kalau aku ngobrol sama kamu di dalem sana, aku takut Ibu bakal denger. Aku juga enggak mungkin masuk ke apartemen kamu,” papar Tania. El mengangguk paham. “Em ... tapi kamu tahu aku ada di

