El menatap adiknya itu dengan wajah mengisyaratkan sebuah permusuhan. Dia bahkan dengan sangat gamblang menatap sosok Intan yang ada di samping Bastian itu dengan ekspresi jijiknya. “Aku heran sama kamu, Bas,” ujar El. “Kamu rela buang-buang uang kamu demi wanita seperti dia ini? makin lama, makin bodoh banget kamu, ya,” cakapnya, tak peduli jika perkataannya itu akan membuat Bastian melemparkan tinjuan padanya. Bastian mengurai senyum mirisnya, ia balas menatap kakaknya yang tampak memandangnya tajam. “Aku lebih heran sama Kak El. Udah jelas-jelas Tania itu mantan istri aku, tapi Kak El sebagai kakak aku malah deketin dia. Di mana letak etika Kak El sebagai seorang saudara, huh,” tukas Bastian. “Untuk apa kamu repot-repot tanya di mana letak etika aku, daripada kamu sibuk urusin di ma

