"Ma, kata Mas Panca kemarin Mama check up ya? Apa kata dokter?" "Iya kemarin Panca nemenin Mama check up. Kata dokter Mama harus rajin terapi secara berkala. Walaupun gak sering seperti setelah operasi. Abis dari rumah sakit, Mama ajak Panca singgah ke rumahnya Bayu. Kenan sama Kiera minta dibeliin mainan. Tau gak, Kenan nanyain kamu mulu. Kangen katanya." Percakapan singkat dengan mama saat selesai mandi tadi membuat aku mendadak ragu. Aku meragukan keputusanku yang ingin menjauh dari mas Panca untuk sementara. Aku mulai merasa bersalah. Mas Panca tidak berbohong saat mengatakan ia mengantar mama check up ke rumah sakit. Bahkan mama pun tau mas Panca sempat singgah membeli mainan. Tapi yang menjadi pertanyaanku adalah kenapa ada Alika di situ? Hatiku menjadi tak tenang dari tadi. Berh

