39

1476 Kata

Livia terbangun karna gesekan halus yang menganggu di pipinya. Ia menggerutu, menepis gesekan itu dan bergelung menjauh. Gesekan itu malah semakin kuat dan disertai suara Raphael, "Kalau kau tak bangun aku akan menguasaimu di tempat tidur lagi." "Engg...berisik," ucapnya kesal. "Kau tak percaya ya kalau aku akan melakukannya?" tanya Raphael sambil menggigit gemas pipi Livia. Livia membuka matanya kesal, menengok ke belakang saat badannya ikut berputar. Kedua tangannya berada di depan, memegang selimut dalam dekapannya. "Kasihanilah aku Raphael. Kemarin kita baru melakukannya, aku tak bisa melakukannya lagi pagi ini." "Aku tak bilang kita akan melakukannya pagi ini," ralat Raphael puas saat melihat wajah Livia yang kembali memerah. "Dasar kau menyebalkan!" gerutu Livia sambil kemba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN