Chapter 52 : Memaafkan “Kamu mau kemana?” tanya Zikra saat melihat Anya yang sedang mengepak barang. “Mau jenguk Rona. Dia jatuh terus kakinya terkilir,” sahut Anya memasukan beberapa baju ke dalam koper. “Memang kamu mau menginap berapa lama? Kenapa semua baju kamu masukin ke koper?” tanya Zikra heran. Anya mengakat bahu. Tanda tak tahu berapa lama dia akan menginap.”Kamu ngapain ke sini? Mas Kai kan nggak ada di rumah,” tanya Anya masih dengan kesibukannya menyusun baju. Zikra duduk di sofa ujung ruang tengah. Dia memerhatikan calon istrinya yang masih sibuk memutuskan akan membawa selimut atau tidak. “Di sana pasti ada selimut, An. Nggak mungkin kamu nggak dikasih selimut,” komentar Zikra menahan senyum me

