Anya melirik jam dinding di kamar rawat Rona. Jarum jam menunjukkan pukul dua belas lewat lima belas menit. Khafi baru saja meninggalkan kamar Rona untuk sholat dzuhur berjama’ah di masjid sekitar rumah sakit bersama kakaknya, Kaisar. Rona baru saja tertidur setelah makan siang dan minum obat. Dia sedang tidak sholat karena tamu bulanan. Karena tidak ada yang menjaga Rona, Anya memilih sholat di dalam ruangan. Apalagi kamar rawat Rona cukup luas dan bersih karena Khafi memilihkan kamar VIP untuk sahabatnya itu. Anya melipat mukena dan sajadah yang telah digunakannya, lalu meletakkannya di atas kabinet di samping sofa. Malam ini dia yang meminta izin tante Meira untuk menjaga Rona. Karena merasa bosan, dia pun membuka aplikasi ojek online untuk memesan makanan. Dia malas untuk pergi ke ka

