Namanya Zahra

1529 Kata

Rona melambaikan tangannya saat melihat Anya yang baru saja masuk ke dalam cafe tempat mereka bertemu. Siang tadi Rona menelpon Anya dan mengajaknya bertemu karena ada sesuatu yang ingin dibahasnya. Oleh karena itu, sepulang dari menjaga Athar, Rona memilih Cafe yang tak jauh dari sana sebagai tempat pertemuan keduanya. Cafe dengan tema vintage itu terlihat nyaman dan cukup ramai. Rona memilih lantai dua agar bisa melihat pemandangan luar dari lantai atas. Penataan yang sedemikian rupa membuat pengunjung cafe merasa betah untuk berlama-lama bersantai di sana. Rona sudah memesan terlebih dahulu minuman untuk keduanya. Dia memesan secangkir Matcha Latte untuknya, dan untuk anya sendiri dia memesan secangkir Macchiato. "Bawa mobil sendiri?" tanya Rona setelah Anya menempati kursinya. Anya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN