Rona menatap datar laki-laki yang kini ada di hadapannya. Dia tidak menyangka akan bertemu dengan laki-laki itu di acara keluarga Khafi, atau jangan –jangan mereka berdua memiliki hubungan kekerabatan? Semoga saja tidak. Karena Rona tidak ingin bertemu dengan laki-laki ini. “Apa kabar, Na? Sudah lama banget kita nggak ketemu, kan? “ sapa laki-laki itu tersenyum lebar pada Rona. “Alhamdulillah baik,” sahut Rona sekedarnya. Dia sebenarnya malas untuk membalas sapaan laki-laki ini. Akan tetapi Rona juga tidak ingin mempermalukan keluarga Khafi karena dia takut orang-orang berpendapat bahwa pengasuh Athar adalah orang yang sombong. “Kamu nggak mau tanya kabar aku , Na?” tanya laki-laki itu lagi. Oke. Rona mulai merasa laki-laki ini mulai menjengkelkan. “Tanpa aku tanya sepertinya kamu se

