Chapter 58 : Lamaran Rona menatap hujan dari kaca jendela kamarnya. Malam ini adalah malam lamaran resmi yang dilakukan keluarga calon suaminya. Dia sempat khawatir bahwa di sana juga hujan deras sehingga menunda jalannya acara. Tapi Rona bisa bernapas lega saat kakak perempuannya mengabarinya bahwa di sana cuaca cerah dan berbintang. Dan mereka semua sedang menunggu keluarga Ardi datang ke rumah. Saat ini dia hanya berdua saja dengan Tiara, sementara neneknya pergi ke rumahnya untuk menghadiri acara lamarannya bersama Rayi. “Gimana rasanya mau nikah, Na?” tanya Tiara penasaran. Walaupun Tiara lebih tua dua bulan darinya, tetapi gadis itu meminta Rona untuk tetap memanggil namanya saja. “Rasanya? Deg degan? Cemas? Takut? Kayaknya rasanya nano-nano deh, T

