Chapter 42 : Tertangkap Basah Rona terbangun saat mendengar suara kicauan burung di luar. Dia melirik jam dinding di kamarnya. Waktu sudah menunjukkan pukul enam pagi. Dirinya sedang tidak sholat, jadi sepertinya Omanya membiarkannya untuk tidur lebih lama. Rona bangun dari tempat tidurnya, meraih handuk di gantungan lalu masuk ke dalam kamar mandi. Tiga puluh menit kemudian dirinya sudah terlihat rapih dengan gamis dan juga khimar yang diberikan oleh neneknya. Gamis berbahan katun rayon itu terasa sejuk dan nyaman dipakai. Tak lupa Rona mengenakan kaos kaki untuk menutupi auratnya. Setelah seminggu tinggal bersama Oma, Rona mulai mengerti kewajiban dan juga batas-batasannya sebagai seorang muslimah. Walaupun tidak langsung dia praktekan. Namun Rona berusaha un

