Pergi

608 Kata

Sakira mendengus kesal saat Ia menggoda suaminya untuk melakukan hubungan suami istri dan suaminya itu menolak. Sakira tahu dan sadar bahwa Ia sering kali mempermainkan suaminya itu tapi mau bagaimana lagi? Itu hormon Ibu hamil dan sekarang suaminya itu malah ke luar kamar saat Sakira menginginkan suaminya. "Aku akan ke luar." hanya itu yang di ucapkan Arkan lalu pergi. Sakira ingin sekali rasanya menangis. "Dad mungkin enggak Sayang sama kita nak." ucapnya dengan air mata yang sudah berderai melewati pipi dan dagunya. "Kita pergi saja! Biar Kakak-Kakak Dad yang jaga." Sakira mengelus perutnya, seolah anaknya setuju. Sakira dengan segera memakai sepatu sneakersnya juga baju casualnya karena perut Sakira yang masih rata di usianya yang baru 2 bulan. Sakira menghapus air matanya lalu me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN