"Wanita sempurna bagiku hanya saat ini Mom, merasakan sakit itu karena Aku akan jadi Ibu. Apa salah? Rasa sakit itu tidak seberapa saat Aku bisa jadi Ibu sempurna dengan melahirkan anakku sendiri Mom." Arkan hampir ke hilangan nafas saat kata-kata Sakira lebih menohok hatinya lagi, Dara tersenyum tahu akan ke napa menantunya ini sangat ngotot untuk melahirkan normal. "Mom tahu maksudmu Sayang." ucap Dara lembut. "Sakira ingin berjuang dengan ke kuatan Sakira sendiri Mom, meski sakit. Sakira mau jadi wanita sempurna, walau nyawa taruhannya Sa-." tidak-tidak, Arkan tidak kuat lagi mendengar ke lanjutan dari ucapan Sakira. Dengan cepat Ia memeluk Sakira dengan erat agar istrinya itu berhenti bicara yang mungkin tidak akan pernah Arkan bayangkan akan terjadi. "Jangan di lanjutkan, Aku mengi

