Bab 89

1623 Kata

Alvaro pergi meninggalkan Nesya sendirian di tempat itu. Ya biar bagaimanapun juga, Nesya memang butuh waktu untuk sendiri. Pikir Alvaro, pesan yang ia sampaikan tadi sepertinya sudah cukup untuk membuat Nesya lebih tenang. Dan ia berharap bahwa suatu saat dirinya bisa memaafkan ibu dan kakaknya. Bagi Alvaro sendiri, ia tentu saja sangat membenci dua wanita iblis itu. Mereka sudah menghabisi banyak nyawa dan salah satunya adalah nyawa teman Alvaro. Tapi, seperti apa yang ia katakan, semuanya sudah terlanjur terjadi. Lagipula, pada saat melihat Nesya dan ibunya, ia jadi merasa simpati. Malam itu semuanya sudah selesai. Pagi harinya, kegiatan study tour itupun terpaksa harus diakhiri. Mereka semua akan kembali ke daerah asal mereka sekaligus untuk menghadiri acara pemakaman Arga. Namun seb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN