"Nesya?" tanya Alvaro. "Iya." "Kenapa tiba-tiba kepikiran Nesya?" tanya Alvaro. "Nggak apa-apa. Kepikiran aja. Udah lama gak ketemu," jawab Reyhan. "Jangan-jangan, kamu suka," tebak Alvaro. "Hahaha ... Yang benar saja? Aku cuma bertanya kabarnya. Kenapa dihubung-hubungkan dengan perasaan?" ucap Reyhan. "Ya siapa tahu aja Rey, kamu suka sama dia," ucap Alvaro. "Cih. Ya harus aku akui dia cantik. Tapi cantik belum tentu aku menyukainya. Lagipula, kalau kulihat dari tatapan matanya yang indah itu, cara dia menatapmu dan menatap yang lain itu berbeda, Al. Seolah-olah di hatinya ada sebuah perasaan yang tidak bisa diungkapkan kepadamu," kata Reyhan. "Alah, sok tahu," kata Alvaro. Srettt! Tepat di saat dia berhenti berkata-kata, ia melihat makhluk putih yang terbang melesat, seakan-aka

