Kida mengernyit mendapati Osaka melamun menatap roti lapis digenggaman. "Ada apa, Senpai? Kelihatannya kau kurang bersemangat. Apakah sesuatu terjadi?" Osaka menghela napas, lalu berkata "ya. Sesuatu terjadi." Dia meraup roti lapis. "Sesuatu?" "Ya, sesuatu yang terjadi. Durasinya sangat singkat tapi mampu membuat setengah nyawaku pergi entah ke mana," deskripsinya. Kida menebak. "Senpai bertengkar lagi?" "Bukan." "Lalu?" Siswi bersurai hitam itu mendelik sejenak. "Akan kuceritakan. Tapi jangan bilang siapa-siapa ya?" "Oke, senpai." Sembari menyimak, Kida membuka tutup botol minuman rasa buah lalu meminumnya. "Tadi pagi, Azuki menyatakan perasaannya padaku." Kida tersedak, Osaka menepuk punggungnya. "Tuh kan. Kau saja kaget sampai segitunya.” Siswa dengan paras ‘aku anak baik’ it

