STEP 47

2608 Kata

Osaka mengeluarkan sabitnya, lalu entah mengapa Kida dan Riichi melihat gadis itu dengan terkejut. "O-osa-chan, sepertinya ada yang aneh denganmu ...," ujar Riichi. "Ha?" "Se-senpai, warna matamu berubah ...." kata Kida agak meringsut ke dekat Riichi. "Bukan hanya itu, Api merah kehitaman membakar sabitmu ...." Riichi dan Kida melangkah mundur. "Hei! jangan bercanda, mana mungkin aku—" Osaka membulatkan mata menatap sabitnya yang memang mengeluarkan api. Kenapa api yang biasanya ada pada King. Kini melekat padaku? warna sabitku merah loh, pikir gadis itu ragu. "Tak mungkin,” gumamnya sembari menyentuh kelopak mata. “King, kau di sana?” "Senpai, jika keadaanmu sedang buruk, lebih baik kau istirahat saja sekarang,” ucap Kida sambil berbalik hendak pergi. "Tidak, tunggu!" Tanpa bern

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN