Chapter 32

733 Kata

"Bian!" panggil Ivy sambil tersenyum.  Bian hanya berdeham.  "Pengen peluk," ujar Ivy manja.  Bian menatap Ivy dengan alis terangkat.  Ivy menekuk bibir nya, "Anak lo yang pengen." Bian melirik perut Ivy yang besar.  Lantas ia memeluk Ivy dengan erat.  Di sela-sela pelukannya Ivy menangis.  "Kenapa?" tanya Bian. Ia menatap Ivy khawatir  "...." Ivy hanya diam.  "Bian sakit..." ujarnya setelah terdiam beberapa detik.  Bian panik, "Mana yang sakit? Mana?" "Sakit..." lirih Ivy.  "Bi..." "Bian... Sakit." Kata Ivy lagi, kali ini ia memegang perutnya.  Bian memperhatikan perut Ivy, lantas ia melihat darah yang mengalir di kaki Ivy.  "BIAN" Bian menatap Ivy khawatir, "Kita kerumah sakit." Ajaknya yang hendak menggendong Ivy tetapi Ivy menolak.  Ivy menatap Bian dalam. Ia terseny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN