"Cepetan sayang. Kamu kalau dandan kok lama banget sih, gak usah dandan juga kamu emang cantik." Kata Bian sedikit kesal. Sudah dua jam Bian menggendong Bangga. Hanya menunggu Ivy rapih-rapih. Ivy memicingkan matanya sinis, "Kamu bisa diem gak sih. Kamu mau liat aku tampil jelek?" "Gaada kata jelek buat kamu. Kamu bagaimana pun aku tetep suka." Kata Bian sambil menaik-turunkan alisnya. Ivy mengulum bibirnya, "Bisa aja Papa." Katanya, tersenyum malu-malu. "Pa-pa-pa" Bangga menatap Bian dengan mata bulatnya. "Kenapa sayang?" Bangga tertawa menggemaskan. "Kamu ketawain Mama kamu yaa?" Bian mencolek-colek pipi Bangga. Anaknya malah semakin tertawa. "Lama kan kamu nunggu Mama?" Lagi-lagi Bangga malah tertawa. "Hayoo, ketawa mulu nih." Kata Ivy yang sudah berpenampilan rapih

