Extrapart

688 Kata

"Hap!" "Kamu curang! Kamu ngintip kan?" tuduh Ivy yang berada di pelukan Bian. Laki-laki itu membuka penutup matanya. "Aku nggak curang sayang." Elaknya. Kemudian, tertawa. Ivy berontak di pelukan Bian, "Lepasin kamu curang." Ujarnya seraya tertawa. Tetapi, Bian enggan melepaskan pelukannya. "Aku nggak curang," pungkas Bian, ia semakin memeluk Ivy erat. Lalu mengecup berkali-kali pipi istrinya. "Udah ..., Bi. Udah, kamu mah ah!" "Iya iya maaf sayangnya Bian." Kata laki-laki itu sambil menaik-turunkan alisnya. Ivy terdiam dengan wajah memerah. "Kita nikah hampir lima tahun, kok pipi kamu masih merah aja kalau di panggil sayang?" Ledek Bian membuat Ivy menangkup kedua wajahnya. "Kamu mah! Kalau Bangga tau kamu ledekin aku pasti anak aku bilang gini 'Papa beyicikk jangan gangg

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN