Satu tahun kemudian... "Maaf Bu, diluar ada pelanggan yang merokok. Saya udah tegur kok Bu, tapi dia malah marah-marah." Kata Susi, karyawan di Ruang Daisy. Ia menunduk sopan. "Sekarang kamu lanjut kerja aja, biar saya yang bicara sama orang itu." Susi mengangguk sopan. Lantas Ivy berjalan perlahan ke arah meja yang dihuni oleh tiga laki-laki. Langkahnya sempat terhenti, ia mematung sebentar saat melihat seseorang yang berada di meja itu. Setelah menetralkan napas serta detak jantungnya Ivy mendatangi meja itu sambil tersenyum ramah, ia berdeham sejenak. Lalu menatap ketiganya, "Maaf ya adek-adek, disini tidak boleh merokok. Kalian bisa pindah ke ruangan sebelah sana jika ingin melanjutkan merokoknya." Kata Ivy sambil menunjuk arah sebuah ruangan. "Gue bukan adek lo," Ivy t

