37. Belajar menerima Seminggu berlalu sejak toko kuenya habis terbakae dilalap si jago merah. Dan Yasmin memilih menetap di rumah. Belum ingin kembali membuka bisnisnya. Dia perlu merenovasi, tentu saja. Atau justru membeli ruko lainnya yang jaraknya tidak begitu jauh dari toko kue lamanya. Dan Yasmin tak ingin terburu-buru. Dia memberikan waktu pada Riri dan Widya untuk beristirahat sebelum akhirnya mempersiapkan toko kuenya untuk berdiri kembali. Kondisinya saat ini tidak sesulit dulu. Ada Tian yang sudah menawarkan diri sejak beberapa hari lalu untuk membantunya membangkitkan kembali toko kue. "Belum ingin tidur?" Tanya itu datang dari seseorang yang sudah terlelap di samping Yasmin. Perempuan itu menoleh ke arah Tian yang mengerjap dan tampak berusaha keras untuk membuka kelopak

