Tiga hari kemudian Filia akhirnya sadar, keadaannya sudah membaik, Jeko terus mencium keningnya dan mengusap kening dan wajahnya. "Kenapa lama sekali, kamu tidur sayang? Maafkan aku! Harusnya kamu bahagia disaat kita bulan madu," Jeko terlihat begitu lega tapi sangat merasa bersalah. "Aku sudah baik-baik saja sayang, Jangan khawatir! kita pulang ya ke Korea! Sepertinya negara ini sudah tidak aman untuk kita berlibur, aku sangat merindukan mama dan papa." jelas Filia membelai wajah suaminya itu. "Baiklah sayang, kita akan segera kembali. Aku akan memesan tiket pulang besok!" Jeko mengiyakan permintaan Filia. "Sekarang saja kita pulang, sayang!" kata Filia. "Tapi--" "Aku baik-baik saja sayang, aku sudah ingin pulang ke rumah, bisakah kamu memberikan handphoneku! Aku ingin menelpon pap

