Jeko dan Filia berada di sebuah gudang besar dengan banyak ruangan, di dua ruangan berbeda Filia dan Jeko di sekap. Perlahan mata Filia mulai sadar, melihat beberapa pria berbaju hitam berdiri di hadapannya. Kondisi Filia masih dalam keadaan terikat kaki dan juga tangannya. Penampilan Filia sudah kusut dengan rambut yang sudah acak-acakan, bajunya pun sudah kotor. Mata yang masih sayup melihat ke sekitar ruangan, tiba-tiba ada suara langkah kaki sepatu wanita mendekat. Filia mengangkat wajahnya untuk melihat siapa wanita itu. Pandangan Filia terbelalak sangat terkejut. "Zeti?" Filia masih melamun. Melihat perut yang besar karena hamil sembari memegang tongkat yang panjang di tangan kananya. "Selamat datang Tuan putri, bagaimana bulan madu kalian? Sangat bahagia bukan?dengan luka panah k

