Menunggu 3

1957 Kata

Teriakan tangis dalam hati semua keluarga, terdengar kecil di ujung telinga Jeko dan Filia. Tubuh mereka yang tiba-tiba mati rasa membuat mereka hanya bisa diam sambil meneteskan air mata. Ketika koma adalah hal tersakit karena mereka bisa mendengar tapi tidak bisa bergerak, bahkan mungkin roh mereka pergi dari tubuhnya dan susah kembali karena ini antara pilihan hidup atau mati. Berkeliaran lama dalam dunia yang semu dan tidak terlihat, berjalan tak tentu arah di sekitar mereka yang menyayangi. Jeko dan Filia yang Rohnya belum bisa kembali ke tubuh mereka, hanya bisa berdekatan disamping sahabatnya. "Yul, kamu tidak mendengarku! Aku tidak tahu cara kembali, apa yang harus aku lakukan? Maafkan aku, jika akhirnya aku akan pergi ke Surga lebih dulu. Berjanjilah, untuk hidup bahagia dan angg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN