Jeko tersadar hampir keluar batas dia membanting tubuhnya ke samping. Mereka berdua masih terengah-engah. Jeko menoleh ke arah Filia. "Sepertinya kamu harus kembali ke kamarmu sayang!" kata Jeko Filia masih melongo menghadap ke langit-langit karena jantungnya hampir copot karena keadaan ini. "Ah-iya aku memang harus kembali."tanpa menoleh ke Jeko Filia bangun dari ranjang dan pergi ke kamarnya. Jeko yang melihat Filia berlari kecil akhirnya tersenyum. Filia membuka pintu kamarnya dan terduduk di balik pintu. Dia benar-benar. Membuatku susah bernafas. Filia mengatur nafasnya perlahan walaupun sebenarnya dalam hatinya begitu bahagia. *** Malam itu Filia membersihkan diri dan bergegas tidur. Jeko mengirimkan pesan. "Selamat malam sayang." "Selamat malam" jawab Filia lalu meletakkan

