"H-hai..." sapa Jun gugup begitu dirinya masuk ke ruang rawat inap Kirana. Gadis yang tengah terbaring lemah di atas brangkar itu hanya merespon dengan senyum tipis. "Sorry." "For?" tanya Kirana pelan tapi masih bisa didengar oleh Jun. "Karena sudah membuatmu seperti ini. Em, aku rasa timingnya memang kurang pas. Tapi, aku tidak tahu kapan kita akan bertemu kembali." Kirana tidak tahu harus memberikan respon seperti apa atas perkataan Jun kepadanya. "Sepertinya, kita bicarakan ini setelah kau pulih. Maaf." Jun memejamkan matanya sejenak sebelum memilih untuk berpamitan karena sang manager yang sudah menjemputnya. "Lekas pulih, ya." "Terima kasih." Hanya itu yang bisa keluar dari mulut Kirana. Tak lama setelah itu, orang tuanya juga Karina masuk ke ruangannya. Mereka memang sengaj

