Konferensi pers yang sudah dinanti-nanti akhirnya berlangsung, dan keberadaan Raisa serta Khalil kini menjadi sorotan utama. Ratusan mata wartawan tertuju pada mereka, kamera-kamera mulai menyala, dan mikrofon-mikrofon diletakkan di depan mereka. Suasana yang penuh ketegangan itu begitu jelas terasa, seolah setiap kata yang diucapkan akan mempengaruhi nasib mereka ke depannya. Khalil berdiri tegap di samping Raisa, yang terlihat semakin cemas. Ia bisa merasakan bagaimana tubuh Raisa terasa kaku, seolah ada jarak yang begitu jauh antara keduanya. Namun, Khalil tahu betul bahwa inilah yang harus mereka lakukan. Awalnya, Raisa berusaha menjaga jarak. Ia berdiri agak terpisah dari Khalil, seolah ingin menunjukkan bahwa ada sekat yang tak terjamah antara dirinya dan suaminya yang baru. Ketegan

