Rumor Gay

1990 Kata

Keheningan malam itu terasa begitu menekan. Raisa kembali ke rumah orangtuanya, setelah seharian penuh diterpa pertanyaan dan sorotan dari dunia luar. Meski ia sudah berada di tempat yang lebih familiar, jauh dari Khalil dan kerumitan yang terjadi, perasaan cemas dan trauma masih menghantuinya. Ia duduk di kamar yang dulu terasa begitu nyaman, tapi sekarang seolah terasa asing. Seiring waktu berlalu, pikirannya tak bisa lepas dari kejadian yang begitu traumatis, yang membuatnya merasa terjebak dalam pernikahan yang datang begitu mendadak dan penuh ketidakpastian. Tak lama setelah ia sampai di rumah orangtuanya, teman-temannya mulai berdatangan. Tentu ada Luna, Talia, Mira, dan Nayla. Mereka tampak khawatir, dan rasa penasaran mereka begitu jelas terlihat di wajah mereka. Mereka tidak bisa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN