Barra duduk di kursi makan, ia tampak kepayahan setelah beberapa kali mengeluarkan isi perut. Ia benar-benar mengalami morning sickness yang biasa diderita oleh ibu hamil muda. "Anak-anak Biar mama aja yang antar. Kamu istirahat aja sampai benar-benar pulih. Tenang aja sebentar lagi juga kamu baik-baik aja. Nanti baik sendiri," ujar Rima yang kebetulan sedang bertamu ke rumah anaknya. "Mama sih enak cuma bilang tenang aja nanti juga baik sendiri. Aku yang kerepotan, Ma," ujar Barra dengan sebal seraya menutup mulut ketika tiba-tiba saja perutnya kembali bergejolak seperti ingin memuntahkan segala isinya. Alih-alih prihatin dengan keadaan sang anak, Rima justru tertawa. "Gak apa-apa lah. Biar kamu tahu gimana rasanya jadi istri kamu dulu waktu pertama kali hamil." Barra terdiam. Ingat b

