84 | Kiriman Barang

1207 Kata

Beberapa jam setelah ibu mertua pamit, Annisa gegas membuka pintu ketika mendengar bunyi bel rumah. Sempat mengira itu adalah suaminya tetapi ternyata bukan. Seorang pria sedang berdiri di sana dan ia mengenali orang itu, adalah sopir pribadi keluarga Prasetya. "Iya, Pak?" "Maaf, Mbak, saya diminta Ibu Rima untuk mengantarkan barang," ujar sang sopir "Barang?" Annisa mengernyit. "Barang apa ya, Pak?" "Makanan, Mbak,'' jawab sang sopir. "Oh." Annisa mengira nenek dari anak-anaknya itu mengantarkan makanan untuk makan malam nanti karena sebelum pulang Rima pun sempat mengatakan hal itu Semetara Annisa membuka pintu pagar, sopir berusia sekitar empat puluh tahun itu kembali ke mobil untuk mengambil barang yang dimaksud. Ia menenteng dua kantung keresek berukuran besar dari dalam kendar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN