"Hai, Cha!" Annisa tersenyum saat melihat Mita datang bersama Wira, mengantar anak-anaknya pulang karena ia tidak masuk kerja hari ini. Tadi pagi Barra yang mengantar mereka ke sekolah. "Kok kamu bisa ikut ke sini?" "Sengaja, aku mau ketemu sama kamu," jawab Mita. "Masuk, yuk!" Annisa menjak kedua temennya. Wira dan Mita mengangguk, mengikuti langkah sang empunya rumah. "Duduk dulu. Aku ambilkan minum." Mita menahan tangan temannya. "Gak usah, Cha. Kamu 'kan lagi sakit. Nanti kalau aku mau minum biar Wira yang ambilkan." "Lah? Aku?" sambar Wira, menunjuk dirinya sendiri. "Iya lah. Siapa lagi? Masa aku?" sahut Mita. "Dasar manja!" sungut Wira tetapi meski begitu ia tetap beranjak untuk mengambil air minum. Annisa hanya tersenyum melihat tingkah mereka. Mita memang seorang anak y

