Kini Hari-hari Nayna terasa hambar. lagu melow diputar berulang-ulang. Meski mengurung diri bukan pilihan, tapi, tak ada kegiatan yang bisa Nayna lakukan. Sidang skripsi tinggal beberapa hari lagi. Dia belum mempersiapkan semuanya. Hatinya butuh waktu untuk sembuh. Nayna memang telah membuat lukanya sendiri. Seandainya dia mau berusaha mengerjakan tugas akhir itu sendiri tanpa harus melibatkan Gibran. Mungkin benar apa kata Aksa salah satu di antara mereka akan terluka. Nyatanya bukan cuma Gibran yang terluka, Nayna pun sama dia merasa berdosa sekali sudah membohongi Gibran. Bukankah cinta itu suci. Kenapa dia mengawali semuanya dengan kebohongan. Coba saja jika waktu itu Ayra tidak menerima cinta Gibran. Mungkin dia … ah, sudahlah. Semuanya telah terjadi Cintaku telah pergi Dan ki

