Jangan cium Ayra.

1647 Kata

Agar tidak mendapat masalah dari tempat kosnya, Nayna sengaja berangkat tengah malam dari rumah orang tuanya. Dia merencanakan kejutan ulang tahun untuk Gibran bersama Bi Sum dan Mang Ujang. Nayna segera menata lilin di atas kue. Bi Sum dan mang Ujang menyiapkan terompet, topi dan yang lainnya sebagai pelengkap kejutan. “Bi ini dikunci nggak?” Nayna menatap kenop pintu kamar Gibran. “Tolong mang Ujang bukain.” “Iya Neng.” Nayna tersenyum saat perlahan pintu kamar terbuka. Gibran sedang terlelap dengan lampu kamar yang gelap. “Bi tolong pegangin,” bisiknya Bi Sum segera mengambil alih kue yang dipegang Nayna. Senyum tak urung hilang dari wajahnya, perlahan Nayna naik ke atas ranjang, dia memeluk Gibran. “Happy Birthday. kesayangannya aku,” bisik Nayna tepat di telinga Gibran. G

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN