Leona menangis melihat tubuhnya yang polos dibalik selimut tebal itu. Kini dirinya sudah tidak suci lagi akibat ulah jervan semalam. Pria kejam itu benar-benar melakukan hal keji itu padanya. Mendengar suara tangisan leona yang tidak bisa berhenti membuat jervan mau tak mau terbangun. Pria itu mendengus kesal melihat gadis, ah ralat maksud nya wanita yang berada disampingnya itu terus saja menangis. "Tidak bisakah kamu diam ? Kamu ini sengat berisiki sekali!" Mendengar marahan jervan tentu saja membuat leona marah, wanita itu langsung saja melayangkan pukulannya pada d**a bidang jervan yang polos tanpa menggunakan baju itu. "Hiks dasar pria kejam! Kamu sudah menghancurkan hidupku ! Aku membencimu, aku benar-benar membencimu ! Hiks," "Kamu gila ha ? Ckk wanita tidak tahu diri. Kamu pik

