Part 38Diusir Istri “Apa, Bu?! Om Ardi ayah kandungku?!” Mentari berteriak kaget, melepaskan pelukan ibunya. Mata basahnya membulat menatap sang ibu. “Iya, Nak. Dulu dia ninggalin kita, saat kamu baru berusia enam bulan.” Andini semakin terisak menjawab pertanyaan putrinya. “Bang Juna juga bukan anak kandung ayah, Bu?” tanya Mentari di tengah isak tangisnya. Hatinya terasa tercabik, mengingat ayah yang selama ini sangat dicintainya ternyata bukan ayah kandungnya. “Abangmu anak kandung ayah dan ibu.” Andini terus berusaha berkata dengan tangis yang tak bisa berhenti. “Ibu pernah berbuat salah, meninggalkan ayah dan abangmu, kemudian menikah dengan Mas Ardi, lalu lahirlah kamu.” “Ya, Allah … ayah … Tari hanya ingin punya ayah yang sudah meninggal, Bu … gak ingin punya ayah yang lain.” M

