Part 28

1920 Kata

Kamu lagi dimana Rifa? Udah makan belum? Aku membaca pesan dari Zionino, memandangi deretan kalimat tersebut untuk kesekian kalinya membuatku menghela napas panjang. Kenapa jadi perhatian banget sih, Pak? Dering tanda panggilan masuk mengagetkanku. Zionino. Lelaki itu menjadi pria posesif sekarang, tidak dibalas pesannya 5 menit saja otomatis ia akan meneleponku. "Iya, halo." "Kamu dimana?" "Di bawah pohon rindang yang ada di jalan merapi, kenapa pak?" "Ngapain disana?" "Nunggu abang abang ojol," jawabku. "Oh… sudah makan?" "Udah, tadi sama mbak Sani, bapak ada perlu apa telepon saya?" tanyaku. "Enggak ada perlu apa-apa, saya mau tau aja kamu dimana, kamu mau kemana sekarang?" tanya Zionino "Mau nengok Vika," jawabku. "Mau saya jemput pulangnya?" "Enggak usah, nanti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN