Part 21

1314 Kata

Sebelum ke bandara aku meminta supir untuk menganyarkan ke pusat oleh-oleh yang menjual brownies tempe. Untungnya supir tersebut tahu dan bersedia mengantarkan kami. Sampai di pusat oleh-oleh yang katanya cukup terkenal, aku memilih berbagai makanan yang tersedia. Kripik apel, dodol apel, dan tak lupa brownies tempe masuk ke keranjang belanjaku. Bagaimana dengan Zionino? Ia mengikutiku kesana kemari dan memasukkan makanan yang juga kupilih dan menyimpannya di keranjangku. "Disatukan enggak apa-apa 'kan Rif?" tanya Zionino yang ku angguki. Mempertahankan wajah datar ini sulit sekali untukku yang terlahir sebagai perempuan ceria. Kami selesai berbelanja dan bahagianya aku ketika semua belanjaan ini di bayar menggunakan credit card Zionino. Tapi sayangnya aku harus menahan gembiraku di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN