11. Permintaan Angela

1235 Kata
Kepala Angela pening seketika mengingat nominal angka yang mereka minta sebagai syarat pencabutan berkas pelaporan atas nama Donathan. Angela tidak tahu bagaimana caranya untuk mengumpulkan uang senilai tujuh ratus delapan puluh lima ribu dollar AS. Marchello juga sama terkejutnya sebab nilai uang itu setara dengan dua belas triliun jika dirupiahkan mata uang Indonesia. Semula Marchello meyakinkan Angela untuk tetap bersikap tenang dan mencari jalan menemukan uang sebesar permintaan Robert Palson sebagai itikad baik keluarga Angela Joanna menuju perdamaian yang sudah mereka sepakati. Tiga hari, Robert Palson tak akan berubah pikiran jika tiga kali dua puluh empat jam dari waktu yang mereka sepakati Angela masih tidak jua mendapatkan uang yang diinginkan oleh Robert. Bisnis tetaplah bisnis, bagi Robert mereka enggan mendapatkan kerugian yang sama sekali tidak terjadi karena pihak mereka. Pihak perusahaan Donathan lah yang sudah dianggap lalai sebab mempercayai karyawan mereka secara penuh tanpa melakukan pengamanan sebaik mungkin mengingat uang keluar masuk bernilai sangat besar jika dilihat dari seberapa tinggi nilai saham sekaligus banyaknya tawaran pekerjaan yang masuk ke perusahaan pimpinan Donathan. Marchello meminta agar Angela bersama sang ibu memikirkan terlebih dahulu, manakah aset-aset berharga mereka yang harus mereka jual demi mengumpulkan besaran uang sesuai kesepakatan pembebasan ayah Angela. Sepanjang perjalanan pulang menuju apartemen Marchello dimana sang ibu sekarang berada, wanita itu melamun memikirkan masa depan keluarganya. ‘Bagaimana dengan pengobatan Kakak yang setiap bulannya membutuhkan dana tidak sedikit?’ ucap Angela mengepalkan tangannya. Wanita itu berharap, semua dapat dia kendalikan seperti harapan Angela saat ini. Dia harus memikirkan keselamatan ayahnya, Angela khawatir kasus tersebut segera naik ke kejaksaan dan membuat jalan keluar berdamai semakin sulit untuk mereka capai. Sekarang Angela tengah memutar otak bagaimana cara mendapatkan uang senilai dua belas triliun rupiah dalam jangka waktu tiga kali dua puluh empat jam. Angela mau tidak mau memberitahu ibunya. Sang ibu juga harus mengetahui apa yang sebenarnya terjadi terhadap suaminya hingga sang suami harus dibawa ke kantor kepolisian kota malam ini. Beruntungnya, Marchello mampu membendung berita hingga tidak ada pemberitaan tentang kasus yang menimpa Donathan di televisi maupun media massa lainnya. Di balik kedukaan Angela saat ini, Marchello Archelous Carollino segera menghubungi Princess Rebecca, adik angkatnya untuk memberikan perintahnya sebagai seorang kakak. Marchello memerintahkan agar Rebecca tidak memberikan bantuan apapun kepada Angela selain kehadiran tim penasihat hukum kerajaan. Tampaknya Marchello tengah menyusun rencananya sendiri demi membalaskan rasa sakit yang selama ini dia rasakan sebab keegoisan Angela Joanna memilih mendirikan perusahaan entertaint hingga meninggalkan Marchello begitu saja. Padahal Marchello selalu mendukung apapun itu keputusan dari Angela, sekalipun saat Angela berkata dirinya tidak mau adanya intervensi dari Marchello maupun keluarga besarnya untuk perkembangan perusahaan entertaint milik Angela. “Astaga Kak Ello, apakah saat-saat seperti ini masih membuat kepikiran membalaskan dendammu pada Angela?” tanya Rebecca dalam panggilan telepon mereka berdua. “Ada sakit dan kekecewaan yang tidak bisa aku jelaskan dengan kata-kata. Biarkan aku memberikan dia sedikit pelajaran berharga,” kata Marchello. “Memang apa yang sedang Kakak rencanakan terhadap Angela? Ingat ya, urusan hati aku memang tidak akan ikut campur sebab itu hubungan kalian berdua, namun jika aku rasa Kakak sudah keterlaluan maka maafkan adikmu ini kalau sampai berpaling kongsi!” Rebecca memang menyaksikan tentang kedukaan Marchello setelah perpisahannya dengan Angela. Semenjak malam itu, Rebecca terus menyaksikan luka dalam senyuman di paras tampan kakaknya. Marchello menyembunyikan hubungan asmaranya dengan Angela tanpa ada orang lain yang mengetahuinya, kecuali Rebecca tentu saja. Hubungan dekat antara kakak beradik, Rebecca dan Marchello, ditambah persahabatan yang terjalin antara Rebecca dengan Angela membuat ketiga orang tersebut tidak pernah saling menutupi rahasia dari yang lainnya. Meski begitu tidak pernah sekalipun Rebecca ikut campur dalam hubungan asmara sang kakak bersama sahabat baiknya Angela. Rebecca saat itu hanya berpesan kepada Marchello, kalau sampai Marchello menjadikan Angela sebagai mainannya, maka Rebecca yang akan turun tangan. Buktinya, bukan Marchello yang menjadikan Angela sebagai mainannya, melainkan Angela lah yang secara mendadak meminta perpisahan dari Angela dengan alasan tidak masuk akal menurut Marchello sendiri. Perilaku Angela saat itu membuat Marchello sekarang mempunyai niat membalas semua perbuatan Angela ketika mantan kekasihnya tersebut sedang mengalami masa-masa sulit di dalam hidupnya. “Aku hanya ingin memberikan dia pelajaran,” jawab Marchello. Pelajaran penting bagi Angela, bahwa kesuksesan tidak lantas membuatnya bisa bersikap seenak wanita itu sendiri. Marchello ingin memberitahu Angela jika keadaan dapat berubah delapan puluh derajat tanpa dapat mereka sangka-sangka sebelumnya. Perusahaan entertainment kebanggaannya itu, dapatkan penghasilan Angela mengeluarkan sang ayah dari jeratan hukuman penjara? Marchello duduk di kursi sambari memandang pemandangan langit cerah di Kota Paris. Lelaki itu merogoh jas kebesarannya, di sana terselip sepasang cincin, Marchello mengelusnya pelan sambari menatapnya kosong. “Kita harus bertaruh, apakah kau akan memukan pemilikmu, ataukah kembali kosong seperti beberapa tahun lalu?” ucap Marchello dengan datar. Rupanya ucapan Marchello benar adanya, sesaat usai Marchello memutuskan panggilan teleponnya dari saluran kerajaan untuk Rebecca, beberapa menit kemudian nomor ponsel Angela menghubungi Rebecca. Wanita yang kini menyandang gelar sebagai princess tersebut membelalakkan matanya, sebab tidak menyangka tebakan Marchello bahwa Angela kemungkinan besar akan menghubungi Rebecca rupanya benar. Mungkin Angela benar-benar membutuhkan bantuan keuangan untuk membebaskan ayahnya dari jeratan hukum. Hubungan baik pertemanan di antara dirinya dan Rebecca membuat Angela yakin seorang teman pasti akan menolong ketika dia membutuhkan pertolongan. Selama ini keduanya pun saling merangkul satu sama lainnya tanpa meminta imbalan sedikitpun. “Hallo, Angela?” sapa Rebecca. “Re, ada yang perlu aku sampaikan kepadamu. Lebih tepatnya aku sedang membutuhkan pertolonganmu,” ucap Angela dengan suara serak. “Ada apa dengan dirimu Angela? Katakan saja, pertolongan apa yang dapat aku berikan kepada dirimu?” tanya Rebecca ingin tahu. Padahal Rebecca sudah mengetahui permasalahan apa yang sedang dialami oleh Angela. Bagaimanapun Rebecca telah mengirimkan penasihat hukum kerajaan untuk membantu jalannya proses pemeriksaan ayah dari Angela. Rebecca sedikit berharap bahwa penasihat hukum kerajaan dapat memastikan hukum bisa berpihak pada kebenaran tanpa bersikap menyekik salah satu pihak. “Bagaimana keadaan Uncle Do?” Rebecca kini memulai pertanyaan. “Daddy, kami harus mengganti kerugian agar Daddy bisa dibebaskan,” ujar Angela terisak. “Mengganti kerugian? Memang berapa nominalnya, Angela?” tanya Rebecca. “Aku membutuhkan uang tujuh ratus delapan puluh lima ribu dollar AS,” jelas Angela. Rebecca sangat terkejut mendengar Angela menyebutkan besaran uang fantastis. Ini kali pertama Angela membahas perihal keuangan kepada Rebecca. Sepanjang pertamanan keduanya, Angela maupun Rebecca memang tidak pernah membahas perihal krusial tentang keuangan satu sama lain. Keduanya menganggap keuangan merupakan hal sensitive sehingga dapat menimbulkan kesalahpahaman. Dan sekarang Angela mengutarakan tentang keberatannya sekaligus pengakuan ketidakmampuan menutup ganti kerugian yang diminta oleh pihak pelapor. Angela sudah menemui ayahnya, Donathan meminta agar Angela tidak perlu menjual apapun, dan menunggu sampai pembuktian di persidangan dilakukan. Namun hati anak mana yang rela menyaksikan orang tuanya mendekam dalam jeruji besi? Angela bahkan siap hidup mulai dari nol, asalkan keluarganya tetap mendapatkan kebebasannya. “Lantas apakah yang akan kamu lakukan Angela?” tanya Rebecca. “Aku tahu ini sangat lancang, tapi bisakah aku meminjam uang sebesar itu untuk membebaskan Daddy?” pinta Angela. Rebecca merasakan bibirnya kaku, apa tanggapan Angela saat wanita itu mendengar jawaban penolakan dari Rebecca? Angela tidak pernah membahas masalah keuangan, akan tetapi secara tiba-tiba wanita itu meminta pinjaman uang begitu besar dengan nilai sangat fantastis menurut Rebecca. Menjadi keluarga kerajaan tidak lantas membuat Rebecca memiliki kemewahan secara finansial hingga dapat meminjamkan uang kepada Angela sekalipun Rebecca menghendakinya. Rebecca harus melewati proses panjang dan tidak mudah untuk meminta pengertian dari keluarganya sendiri. Belum lagi permintaan Marchello agar Rebecca menolak halus segala permintaan yang akan diminta oleh Angela Joann.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN