"Jangan sembarangan melabuhkan hatimu, bisa saja kamu salah menempatkannya pada orang yang tidak seharusnya kamu percayakan." ***** Rafa memutuskan untuk menjemput Kayla pagi ini. Jujur dia takut gadis ini benar-benar melancarkan aksi gilanya. Baru memasuki halaman rumah Kayla. Rafa dikejutkan dengan pemandangan Kayla naik ke mobil dan duduk di kursi kemudi. Ke mana Pak Ahmad selaku supirnya? Rafa segera berlari sebelum Kayla menutup pintu mobilnya. Rafa menarik Kayla untuk keluar dari mobil. "Lo apa-apaan sih. Jangan nekat nyetir sendiri, lo bisa diantar sama pak Ahmad." Kayla mendorong Rafa. "Apa peduli lo gue tanya? Ini urusan gue mau nyetir sendiri, ataupun diantar. Lo gak usah ikut campur. "Tapi, Kay--" "Udah." Kayla menepis tangan Rafa yang kembali ingin menyentuhnya. "Dengar

