Kanaya mendengkus kesal dan meraih toples yang berada di genggaman tangan sahabatnya itu, "apaan sih? Siapa yang hamil coba? Halu." Ucapnya memakan kembali keripik kentang dari tangannya. "Tadi Rey bilang kalau kamu hamil?" "Rey?" Tanyanya sebelum memasukan kembali keripik kemulutnya dan langsung diangguki oleh Kimberly. "Kamu percaya sama dia?" Kanaya berkata dengan mata fokus kearah TV. Acara masak di salah satu stasiun televisi membuat wanita itu mengabaikan rasa penasaran Kimberly. "Ya, gimana ya? Percaya ngga percaya sih." Jawab Kimberly ikut menatap layar TV. "Nah kan—" ucapan Kanaya terpotong ketika Kimberly mengatakan suatu yang membuatnya diam. "Rey pernah janji sama kita, kalau dia akan nikahin kamu saat dia tahu kamu hamil, atau bahkan sebelum k

